• Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
Menu
  • Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
SEPUTAR KALTARA (KALIMANTAN UTARA)
Search
Close

Home » Doni Monardo : Waspadai Tren Kenaikan Pasien Covid-19 Bertambah Akhir Liburan

Doni Monardo : Waspadai Tren Kenaikan Pasien Covid-19 Bertambah Akhir Liburan

by
20 Mei 2021
in Kaltara
A A
61
VIEWS
PostTweetSendScan

KALTARAINFO.COM – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letnan Jenderal TNI Dr. (H.C) Doni Monardo melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (20/5). Kunjungan ini untuk memastikan kesiapan antisipasi lonjakan kasus Covid pasca libur lebaran 1442 Hijriah. 

Menurut Doni, seperti disampaikan Dr. Raditya Jati
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, berkaca dari tahun sebelumnya, angka kasus Covid-19 mengalami kenaikan yang cukup signifikan pasca libur lebaran. Secara resmi pemerintah sudah mengeluarkan larangan mudik bagi para warga yang hendak melakukan perjalanan ke kampung halaman. Akan tetapi, masih ada yang nekad melakukan hal tersebut.

Trend kenaikan jumlah pasien Covid-19 di rumah sakit akan bertambah setiap akhir libur lebaran. Ketika pasien di rumah sakit bertambah, maka akan diikuti dengan angka kematian yang cukup tinggi. Hal ini akan berdampak kepada Tenaga Kesehatan (Nakes) dan Dokter yang merawatnya. Dalam kunjungannnya, Doni memastikan jumlah tenaga medis cukup untuk mengantisipasi lonjakan Covid-19.

Doni menyampaikan perlu kerja keras untuk mengurangi jumlah pasien yang dirawat dengan berbagai cara, salah satunya dengan yang dilakukan adalah mematuhi protokol kesehatan dan melakukan karantina mandiri selama 5×24 jam bagi mereka yang melakukan perjalanan.

“Kita semua harus bekerja keras untuk mengurangi jumlah pasien yang dirawat untuk antisipasi lonjakan kasus” kata Doni.

“Salah satunya dengan mematuhi protokol kesehatan dan melakukan karantina mandiri usai melakukan perjalanan” tambah Doni.

Selain itu, Dihimbau untuk para perangkat pemerintah setempat apabila terdapat lebih dari lima rumah dalam satu Rukun Tetangga (RT) maka posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Skala Mikro (PPKM) di tingkat Kelurahan berinisiatif untuk melakukan micro lockdown.

READ  Gempa Guncang Bulungan

“Strategi lainnya adalah apabila terdapat 5 rumah dalam 1 rt positif covid, maka Posko PPKM mikro di tingkat kelurahan berinisiatif melakukan mikro lockdown,” kata Doni.

Diharapkan dengan melaksanakannya secara disiplin, maka kekhawatiran terhadap angka kenaikan kasus covid 19 bisa dihindari.

Arus Mudik Gelombang Kedua


Berakhirnya larangan mudik, maka terdapat potensi terjadinya kegiatan mudik gelombang kedua. Masih ada sebagian besar warga berpotensi melakukan perjalanan ini. Dihimbau kepada seluruh daerah untuk memperhitungkan seluruh risiko yang terjadi akibat mobilisasi warga yang besar, khususnya bagi daerah yang memiliki keterbatasan fasilitas kesehatan di daerah masing-masing.

Tidak hanya di RSDC Wisma Atlet saja, tentunya Satgas sudah berkordinasi secara nasional dengan seluruh pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan untuk memastikan bahwa seluruhnya harus siap untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

Dalam kunjungan ini turut mendampingi, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman, juru bicara Satgas Penanggulangan COVID-19 Wiku Adisasmito, dan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) M. Adib Khumaidi, Sp.OT. ***

Tags: BNPBcovid 19 gelombang keduaDoni MonardoTren Kenaikan Pasien Covid-19wisma atlet
Previous Post

Manajer Bank HSBC Manipulasi Data Untuk Gugat Masjid At Tabayyun.

Next Post

Majelis Taklim Ini Hadir di Tengah Bencana Banjir Malinau

Next Post
Majelis Taklim Nazwatun Khasanah menyerahkan bantuan untuk meringankan beban warga Malinau.

Majelis Taklim Ini Hadir di Tengah Bencana Banjir Malinau

Pejuang Legendaris Dagestan Imam Shamil "Jika Napoleon adalah percikan perang, maka Imam Syamil adalah tiang apinya" ( bagian 2 habis)

Usulan pembentukan badan independen

Otsus Papua Dibutuhkan Lembaga Independen Takut Tuhan

Peluncuran buku Irman Gusman digelar berbarengan dengan Webinar Kebangkitan Nasional

Menyibak Kebenaran Irman Gusman Dipuji Ketua DPD RI

BPBD Kabupaten Tanah Bumbu Evakuasi Warga  Rumahnya Terdampak Banjir.

Discussion about this post

Kode Etik | Pedoman Media Siber | Redaksi | Perlindungan Wartawan

© 2025 BacaFakta.id - Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
logo bacafakta
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Internasional
  • Perspektif
  • Edukasi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pesona
  • Tekonologi