edukata.id – Di penghujung tahun 2022, Bupati Bulungan Syarwani beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menggelar doa bersama. Bertempat di rumah jabatannya, orang nomor satu di Bulungan itu mengadakan Salat Magrib berjamaah dan pembacaan ayat Al-Qur’an, Kamis (29/12/2022) malam.
Dia mengatakan, sejauh ini pemerintah dan semua komponen masyarakat telah berupaya meningkatkan pembangunan di daerah. Hal itu menjadi komitmen kepala daerah, untuk bisa meneruskan komitmen pembangunan tersebut di tahun berikutnya.
“Tidak mungkin kita tinggalkan doa kepada Allah sehingga segala upaya dan ikhtiar dalam membangun Kabupaten Bulungan senantiasa mendapatkan berkah dari Allah. Atas nama pemerintah daerah, saya mengucapkan terima kepada seluruh orang tua, alim ulama, tokoh masyarakat. Atas doa dan dukungan dalam penyelenggaraan pembangunan pemerintah Kabupaten Bulungan,” tuturnya.
Tahun 2023 nanti, Bulungan telah menetapkan APBD sebesar Rp1,5 triliun. Dipastikan, alokasi dana tersebut, untuk meningkatkan pembangunan daerah, untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat.
“Diharapkan dengan keuangan yang dimiliki daerah, semakin lebih baik sehingga banyak ruang kita bersama-sama dalam membangun Kabupaten Bulungan lebih baik,” ujar Syarwani.
Salah satu yang akan dibiayai oleh pemerintah kabupaten, yakni pembangunan akses jalan di Tanjung Palas Tengah. Khususnya dari Desa Salimbatu menuju Tanjung Palas. Hal itu merupakan aspirasi warga Salimbatu, dengan anggaran sekitar Rp20 miliar.
“Demikian juga untuk pembangunan lanjutan jalan meranti telah dialokasikan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar Rp9 miliar. Insya Allah tahun depan jalan poros meranti atau Buluh Perindu sudah bisa kita tuntaskan” sambungnya.
Selian itu, dia juga meminta kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), tahun 2023 untuk melakukan pemeliharaan jalan yang berada di wilayah Tanjung Selor.
“Saya Berharap kondisi keuangan daerah lebih baik sehingga banyak ruang untuk kita lakukan pembangunan,” harapnya.
Tidak kalah pentingnya, harapan pemerintah agar Bulungan tetap dalam situasi yang kondusif. Dengan demikian, pembangunan yang diprogramkan bisa berjalan lancar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya mohon kepada orang tua, tokoh masyarakat, untuk selalu mendoakan. Sehingga dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten Bulungan, dapat memenuhi harapan masyarakat. Izinkan saya memohon maaf atas harapan masyarakat yang belum dapat di laksanakan,” tutup bupati. (edu)






Discussion about this post