BULUNGAN, bacafakta.id – Pemerintah Kabupaten Bulungan kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Kepala Dinas Pertanian Bulungan, Kristiyanto, ST.MT, memaparkan secara langsung rencana Program Cetak Sawah Rakyat 2025 kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bulungan, Yopy Adriansyah, SH, MH, pada Rabu (12/11/25).
Program strategis ini akan membuka lahan baru seluas 798,11 hektar yang tersebar di tiga kecamatan di wilayah Kabupaten Bulungan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas produksi padi rakyat sekaligus menggerakkan perekonomian berbasis sektor pertanian.
Kristiyanto menyampaikan bahwa pendampingan hukum dari Kejaksaan sangat diperlukan agar seluruh proses berjalan transparan, tertib, dan tepat sasaran.
“Kami ingin memastikan setiap tahapan Program Cetak Sawah Rakyat 2025 berlangsung akuntabel. Pendampingan dari Kejaksaan akan menjadi penguatan agar program ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kristiyanto.

Pertemuan itu turut dihadiri Kasdim 0903/Bulungan, Letkol Inf May Artantyo, SH, serta sejumlah staf terkait yang ikut memperdalam pembahasan teknis pelaksanaan di lapangan.
Sementara itu, Kajari Yopy Adriansyah menyampaikan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltara untuk menentukan pola pendampingan hukum yang tepat.
“Kami mendukung penuh program ini. Dalam waktu dekat, kami akan berkonsultasi dengan Kejati untuk menetapkan mekanisme pendampingannya,” jelas Kajari Yopy.
Program Cetak Sawah Rakyat 2025 diharapkan menjadi pendorong baru bagi peningkatan produksi pangan lokal sekaligus memperkuat kemandirian petani Bulungan. Pemerintah daerah menargetkan proses pembukaan lahan dan pendampingan teknis dapat mulai berjalan secara bertahap pada awal tahun mendatang.(idh).






Discussion about this post