BULUNGAN, Bacafakta.id — Semangat kemandirian pangan terus digaungkan oleh Pemerintah Kabupaten Bulungan. Melalui Dinas Pertanian, kegiatan Sosialisasi Program Cetak Sawah Rakyat sekaligus Pembentukan Brigade Pangan resmi digelar di wilayah SP.6B dan SP.3 Tanjung Buka, pada Rabu, (5/11/25).
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pj. Swasembada Pangan Kabupaten Bulungan Hasan Latuconsina, Plt. Sekretaris Dinas Pertanian Bulungan Sayid Abdurahman, Kodim 0903/Bulungan Mayor Joko, serta Kepala Bidang Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Permukiman Transmigrasi Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Yohanis Kanan, S.Kom. Turut hadir pula para penyuluh pertanian dan petani lokal dari dua wilayah transmigrasi tersebut.
Kepala Dinas Pertanian melalui Plt. Sekretaris Dinas Pertanian Bulungan Sayid Abdurahman menjelaskan bahwa Program Cetak Sawah Rakyat merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Program ini tidak hanya menambah luasan lahan pertanian produktif, tetapi juga memberdayakan masyarakat secara langsung melalui sistem gotong royong,” jelasnya.
Diharapkan, petani menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kemandirian pangan di Bulungan, khususnya di wilayah Tanjung Buka.
” Cetak sawah rakyat bukan sekadar proyek, tapi gerakan bersama membangun kesejahteraan dari desa,” ujarnya.
Salah satu hal menarik dari kegiatan ini adalah pembentukan Brigade Pangan, yakni kelompok penggerak yang beranggotakan kaum milenial. Mereka akan menjadi operator sekaligus inovator dalam pengelolaan lahan hasil cetak sawah rakyat.
“Keterlibatan generasi muda sangat penting. Mereka membawa semangat baru dan teknologi pertanian modern agar sektor pangan kita tidak tertinggal zaman,” jelas Sayid.
Melalui sinergi antara pemerintah, petani, dan kalangan muda, Program Cetak Sawah Rakyat diharapkan mampu meningkatkan produksi pangan lokal, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat ketahanan pangan nasional. Kawasan Tanjung Buka pun diproyeksikan menjadi salah satu sentra pangan baru di Bulungan yang berperan penting dalam mendukung visi Bulungan Swasembada 2030.
“Inilah bukti nyata, bahwa Bulungan siap menjadi daerah mandiri pangan, dimulai dari tangan-tangan petani dan pemuda desa,” ujarnya.(idh).






Discussion about this post