• Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
Menu
  • Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
SEPUTAR KALTARA (KALIMANTAN UTARA)
Search
Close

Home » Dinas Perpustakaan Luncurkan Pojok Baca Digital dan iNunukan

Dinas Perpustakaan Luncurkan Pojok Baca Digital dan iNunukan

by
21 April 2021
in Kaltara
A A
10
SHARES
66
VIEWS
PostTweetSendScan

KALTARAINFO.COM – “Di tengah perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Informasi, budaya atau kebiasaan membaca semakin mengalami kemunduran. Tanpa membaca, tidak akan ada budaya atau peradaban yang bisa dibangun oleh manusia”.

Hal itu disampaikan Bupati Nunukan diwakili Asisten Administrasi Setda H Asmar saat meluncurkan POCADI (Pojok Baca Digital) yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Nunukan di Ruang Pertemuan VIP Lantai IV Kantor Bupati Nunukan, Selasa kemarin (20/04).

Kegiatan bertema “Tingkatkan Kemampuan Literasi, Inovasi, dan Kreativitas, Di Era Globalisasi dan Revolusi Industri 4.0″ dihadiri oleh Direktur Aksaramaya, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Nunukan dan 500 siswa-siswi SD, SMP, dan SMA yang mengikuti secara virtual.

Asmar menyampaikan di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi seperti saat ini, budaya atau kebiasaan membaca di masyarakat justru terlihat mengalami kemunduran.

Budaya membaca utamanya membaca buku mulai tidak menarik lagi untuk dilakukan. Kalaupun membaca sesuatu, sering kali tidak utuh atau sepotong-sepotong.

Di era digitalisasi ini, masyarakat menginginkan sesuatu yang serba cepat, serba praktis, serta murah, dan menarik, termasuk soal buku.

Bukan saatnya lagi orang menenteng buku tebal kemana-mana dan membacanya saat waktu senggang. Masyarakat sekarang ingin buku-buku yang bisa diakses dari perangkat HP, sehingga membaca bisa dilakukan secara praktis dimanapun.

“Saya bersyukur perpustakaan Kabupaten Nunukan akhirnya mampu menjawab tantangan itu dengan baik. Kita bersama-sama akan melakukan Launching Layanan Perpustakaan Digital oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Nunukan. Melalui aplikasi iNunukan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Nunukan telah menyusun program-program untuk pengoptimalisasi layanan perpustakaan yang berbasis TIK. Saya berharap, fasilitas perpustakaan digital ini mampu meningkatkan minat baca di kalangan masyarakat Nunukan,” ujarnya.

READ  Bupati Raih Top Pembina BUMD Award 2023

Dalam laporannya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Nunukan H Moh Arsyad menyampaikan bahwa iNunukan merupakan hibah dari Aksaramaya yang berkedudukan di Jakarta.

Perpustakaan Digital adalah perpustakaan yang mempunyai koleksi buku sebagian besar dalam format digital yang bisa diakses melalui komputer, gawai, atau smartphone, jenis perpustakaan ini berbeda dengan jenis perpustakaan konvensional yang merupakan kumpulan buku tercetak.

“Saat ini iNunukan memiliki koleksi buku digital sebanyak 1307 buku. Yang pertama hibah dari Aksaramaya buku SD sebanyak 350 buku, SMP sebanyak 227 buku, dan SMA sebanyak 111 buku. Di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Nunukan berjumlah 619 buku, yang terdiri dari APBD tahun 2019 sebanyak 85 buku, DAK tahun 2020 sebanyak 534 buku, jadi jumlah eksemplar sebanyak 1715 buku,” ujar Arsyad.

Arsyad mengatakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Nunukan juga melaksanakan kegiatan nasional yaitu tranformasi berbasis inklusif sosial yaitu suatu pendekatan pelayanan perpustakaan yang berkomitmen meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat pengguna perpustakaan.

“Transformasi tersebut dapat diwujudkan dalam 4 peran yaitu perpustakaan sebagai pusat ilmu pengetahuan, pusat kegiatan masyarakat, dan pusat kebudayaan, perpustakaan merancang lebih berdaya guna bagi masyarakat, perpustakaan menjadi modal untuk menemukan solusi permasalahan masyarakat, yang terakhir perpustakaan memfasilitasi masyarakat untuk mengembangkan potensi yang dimiliki,” tambah Arsyad. (MUH/HUM).

Previous Post

Dewan Pers Gelar UKW di 34 Provinsi Mei Mendatang

Next Post

Buronan 15 Tahun Kejati Kalbar Dibekuk, Pakai Nomor Telpon Singapura

Next Post
Tim Kejagung mengamankan terpidana Prasetyo Gow di apartemen The Royal Spring Hill Residence

Buronan 15 Tahun Kejati Kalbar Dibekuk, Pakai Nomor Telpon Singapura

Para peserta yang dinyatakan lulus seleksi. (Net)

Seorang Warga Kaltara Bertugas jadi Imam di Uni Emirat Arab

5 Kilogram Sabu dari Malaysia Digagalkan Polres Nunukan

Rencana pembangunan Ibu Kota Negara Baru. Foto: Net

Kata Tjahjo Anggaran Covid-19 Bisa Bangun 2 Ibu Kota Baru, Bukan Hanya Kaltim

Ilustrasi Sekolah. Foto Net

Gubernur Instruksikan Seluruh Sekolah Hentikan Belajar Tatap Muka

Discussion about this post

Kode Etik | Pedoman Media Siber | Redaksi | Perlindungan Wartawan

© 2025 BacaFakta.id - Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
logo bacafakta
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Internasional
  • Perspektif
  • Edukasi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pesona
  • Tekonologi