• Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
Menu
  • Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
SEPUTAR KALTARA (KALIMANTAN UTARA)
Search
Close

Home » Cegah Konflik Sosial, Gubernur Paparkan Penyusunan Peta Rawan Konflik Kaltara

Cegah Konflik Sosial, Gubernur Paparkan Penyusunan Peta Rawan Konflik Kaltara

by BacaFakta.id
31 Juli 2024
in Kaltara
A A
NARASUMBER : Gubernur Kaltara, DR (HC) H Zainal A Paliwang, M.Hum berfoto bersama pada Seminar Pendahuluan Penyusunan Peta Rawan Konflik di Universitas Hasanuddin, Senin (29/7) lalu.

NARASUMBER : Gubernur Kaltara, DR (HC) H Zainal A Paliwang, M.Hum berfoto bersama pada Seminar Pendahuluan Penyusunan Peta Rawan Konflik di Universitas Hasanuddin, Senin (29/7) lalu.

55
VIEWS
PostTweetSendScan

MAKASSAR, edukata.id – Konflik merupakan suatu fenomena yang sangat kompleks, dalam realitasnya konflik hampir selalu multilayer. Ia melibatkan dua atau lebih individu atau kelompok yang memiliki tujuan serta kepentingan yang tidak dapat disatukan (Incompatible) satu sama lain.

Ini disampaikan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), DR (HC) H. Zainal A. Paliwang, M.Hum dalam pemaparannya pada kegiatan Seminar Penyusunan Peta Rawan Konflik Kalimantan Utara di Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar, Senin (29/7).

“Konfigurasi konflik muncul dari ketidakseimbangan dalam hubungan – hubungan tersebut seperti ketidakseimbangan dalam status sosial, kekayaaan serta kekuasaan yang mengakibatkan munculnya problematika sepeti diskriminasi, pengangguran, kemiskinan dan kriminalitas,” katanya.

Dari berbagai hal ini dapat disimpulkan bahwa konflik adalah segala macam interaksi pertentangan antara dua pihak atau lebih. Konflik dapat timbul dari berbagai situasi situasi baik individu, antar individu, kelompok, organisasi maupun negara.

Disebutkannya, salah satu tantangan penanganan konflik di provinsi Kaltara adalah belum tersedianya pemetaan potensi konflik. Dokumen ini penting sebagai indikator dan acuan dalam menyusun Rencana Aksi Terpadu (RAD) agar bisa tepat sasaran.

“Jika kita memiliki sesuatu peta maka kita memiliki sensor, oleh karena itu provinsi Kalimantan Utara sangat membutuhkan peta potensi konflik sebagai sensor untuk kita mengantisipasinya,” jelasnya.

Gubernur menyebutkan konflik tetaplah harus dihadapi, ditangani dan diselesaikan oleh manusia, baik dalam posisinya sebagai pihak yang terlibat didalamnya maupun sebagai pihak ketiga yang tidak terlibat agar keluar dari jebakan konflik tersebut.

Oleh karena itu ia menekankan kepada semua pihak bahwa kehadiran peta potensi konflik di kabupaten kota di provinsi Kaltara mendesak untuk segera dilaksanakan.

“Saya berharap dengan seminar ini kita dapat memetakan potensi – potensi yang ada di Kalimantan Utara dan melakukan pendataan peristiwa konflik yang pernah terjadi, dengan tujuan terciptanya pencegahan konflik melalui peta rawan konflik di Kalimantan Utara,” tuntasnya.

READ  Bantuan Terus Mengalir Bagi Keluarga awak KRI Nanggala-402…

Hadir diantaranya Rektor UNHAS, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc, Sekretaris UNHAS Prof. Ir. Sumbangan Baja, M.Phil., Ph.D, sejumlah kepala perangkat daerah tingkat provinsi dan Forkopimda Kaltara secara daring. (edu)

Previous Post

Pemprov Lengkapi Data Dukung Pemulihan Status Bandara Juwata

Next Post

DPKP Kaltara Dorong Kemandirian Pangan Pertanian Keluarga

Next Post
PERTANIAN KELUARGA : DPKP Kaltara menyerahkan bantuan kepada Ketua Kelompok Tani (Poktan) Suka Maju Desa Tideng Pale, Kecamatan Sesayap beserta pengurus kelompok tani, Selasa (30/7).

DPKP Kaltara Dorong Kemandirian Pangan Pertanian Keluarga

Sekretaris Komisi I DPRD Bulungan, Rozana Bin Serang kala menghadiri peringatan HUT Ke-78 Bhatangkara di Polresta Bulungan, 1 Juli 2024.

DPRD Bulungan apresiasi inovasi ULD Ketenagakerjaan, komitmen untuk inklusifitas

H. Hamka, Wakil Ketua DPRD Bulungan.

Hamka tekankan pentingnya perawatan drainase demi cegah banjir di Tanjung Selor

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bulungan, Mustafah.

Jamin hak konsumen, Mustafah apresiasi langkah Pemda tera ulang SPBU

Ketua Komisi I DPRD Bulungan, Alimuddin.

Sesuai target, Komisi I apresiasi suksesnya program imunisasi polio di Bulungan

Discussion about this post

Kode Etik | Pedoman Media Siber | Redaksi | Perlindungan Wartawan

© 2025 BacaFakta.id - Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
logo bacafakta
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Internasional
  • Perspektif
  • Edukasi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pesona
  • Tekonologi