• Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
Menu
  • Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
SEPUTAR KALTARA (KALIMANTAN UTARA)
Search
Close

Home » Cak Imin Temui AHY di Cikeas; Pesan Cak Imin ke AHY: Kalau Menang Jangan Lupakan Saya

Cak Imin Temui AHY di Cikeas; Pesan Cak Imin ke AHY: Kalau Menang Jangan Lupakan Saya

by BacaFakta.id
4 Mei 2023
in Politik
A A
62
VIEWS
PostTweetSendScan

edukata.id – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau yang akrab dipanggil Cak Imin bertemu dengan Ketum Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Cikeas, Jawa Barat.

Pertemuan antara kedua pimpinan Parpol itu berlangsung cair dan penuh dengan candaan. Cak Imin dan AHY mengaku saling menggoda soal koalisi Pilpres 2024.

“Rasanya kita saling menggoda tadi. Saling menggoda dalam arti yang baik, artinya kami saling bertukar pikiran, bertukar catatan,” ucap AHY selepas pertemuan dengan Cak Imin, Rabu (3/5/2023) malam.

AHY menyatakan pembicaraan yang terjadi berlangsung cair. Menurutnya, pertemuan yang terjadi merupakan wujud dari kedewasaan dalam politik. “Politik yang seharusnya memang dibangun seperti itu,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Cak Imin merespons soal saling menggoda koalisi dengan AHY. Dia berkelakar manusia hanya bisa berusaha, takdir Tuhan yang tentukan.

“Tidak ada saling menggoda, tetapi cuman mengingatkan saja bahwa manusia itu hanya bisa berusaha, takdir di tangan Tuhan. Siapa tau takdir kita bisa bareng padahal beda koalisi, kira-kita begitu,” ujar Cak Imin yang dibalas tawa oleh AHY.

Cak Imin berujar mereka sepakat untuk terus menjalin komunikasi. Sebab, kata dia, itu jalan keberkahan untuk mencari yang terbaik.

Dalam kesempatan itu, Cak Imin juga memberikan pesan untuk AHY. Cak Imin mengatakan, pesan tersebut jika AHY menang jangan melupakan sosok Cak Imin. Sebab, kalau Cak imin menang, dirinya tidak akan melupakan AHY.

“Jadi nanti misal Mas AHY menang, misalnya saya akan lihat dari jauh dan jangan lupa saya mas, tapi kalau saya menang, pasti saya ingat. Itu lah demokrasi, tentu saling berbagi,” kata Cak Imin, saat konferensi pers.

READ  Nama Irianto Lambrie dan Abdul Hafid Didaftarkan NasDem ke Senayan Dapil Kaltara

Dia pun mengaku bahagia bisa berdiskusi mengenai berbagai perkembangan politik nasional bersama AHY dan SBY. Meskipun, kata Cak Imin, pilihan politik antara Demokrat dengan PKB berbeda.

“Politik itu komunikasi, silahturahmi harus dibangun terus apalagi saya pernah menjadi menteri Pak SBY menjadi sangat penting. Sehingga diskusi kita berkembang berbagai tantangan pembangunan termasuk persiapan kita lakukan masing-masing partai menghadapi Pemilu 2024,” ucapnya.

Lebih lanjut, Cak Imin pun menyebut, jika PKB dan Demokrat memiliki kesamaan. Diantaranya, penyelenggaraan Pemilu ini harus berjalan wajar, demografis, terbuka, tidak ada kecurangan, bebas, dan terlaksanakan hak politiknya.

“Kedua bersepakat bahwa perbedaan koalisi, perbedaan pilihan dalam kepimpinan nasional bagian upaya mengkokohkan, menguatkan demokrasi kita. Sehingga dibutuhkan semangat, saling menghormati, menghargai perbedaan menjunjung tinggi kekeluargaan dan persamaan antara kita,” imbuh dia.

Dia pun mengaku bahagia bisa berdiskusi mengenai berbagai perkembangan politik nasional bersama AHY dan SBY. Meskipun, kata Cak Imin, pilihan politik antara Demokrat dengan PKB berbeda.

“Politik itu komunikasi, silahturahmi harus dibangun terus apalagi saya pernah menjadi menteri Pak SBY menjadi sangat penting. Sehingga diskusi kita berkembang berbagai tantangan pembangunan termasuk persiapan kita lakukan masing-masing partai menghadapi Pemilu 2024,” ucapnya.

Lebih lanjut, Cak Imin pun menyebut, jika PKB dan Demokrat memiliki kesamaan. Diantaranya, penyelenggaraan Pemilu ini harus berjalan wajar, demografis, terbuka, tidak ada kecurangan, bebas, dan terlaksanakan hak politiknya.

“Kedua bersepakat bahwa perbedaan koalisi, perbedaan pilihan dalam kepimpinan nasional bagian upaya mengkokohkan, menguatkan demokrasi kita. Sehingga dibutuhkan semangat, saling menghormati, menghargai perbedaan menjunjung tinggi kekeluargaan dan persamaan antara kita,” imbuh dia. (edu)

Previous Post

Kapolda Kaltara Pastikan Penerimaan Polri Bersih dari KKN

Next Post

Pemkab Gelar Rakor Percepatan Pembangunan

Next Post

Pemkab Gelar Rakor Percepatan Pembangunan

Jenguk Warga Korban Tabrak Lari Mobil Dinas, Syarwani Minta RSUD Lakukan Perawatan Maksimal

Pertemuan Anies dengan Koalisi Perubahan: Bahas Harapan Rakyat, Tegaskan Cawapres Dari Internal Koalisi

Ketua DPD PDI Perjuangan Kaltara Albertus Stefanus Marianus saat memberikan keterangan pers usai penerimaan berkas bacaleg di KPU Kaltara.

Tak Ada Nama Norhayati Andris dalam Pengajuan Bacaleg PDI Perjuangan ke KPU Kaltara

Foto: Kolase Irianto Lambrie dan Abdul Hafid Achmad

Nama Irianto Lambrie dan Abdul Hafid Didaftarkan NasDem ke Senayan Dapil Kaltara

Discussion about this post

Kode Etik | Pedoman Media Siber | Redaksi | Perlindungan Wartawan

© 2025 BacaFakta.id - Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
logo bacafakta
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Internasional
  • Perspektif
  • Edukasi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pesona
  • Tekonologi