TANJUNG SELOR, Bacafakta.id – Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si., resmi meluncurkan layanan Magnetic Resonance Imaging (MRI) 1,5 Tesla di UPTD Rumah Sakit Daerah dr. H. Soemarno Sosroatmodjo (RSDSS) Tanjung Selor, Senin (28/4/25). Didampingi Wakil Bupati Kilat, A.Md., serta sejumlah pejabat terkait, peresmian ini menandai langkah besar dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan di Bulungan.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya kehadiran teknologi medis canggih untuk mendukung layanan yang profesional dan akurat. “Harapan masyarakat Bulungan terhadap layanan rumah sakit yang profesional sangat besar, dan itu harus ditunjang dengan fasilitas yang memadai,” ungkapnya.
Alat MRI 1,5 Tesla yang dibeli melalui APBD Bulungan dengan nilai sekitar Rp 23 miliar ini diharapkan mampu mempercepat proses diagnosa medis, sehingga tindakan medis dapat lebih tepat sasaran.
Tak hanya fokus pada sarana, Pemkab Bulungan juga terus menunjukkan komitmennya dalam bidang kesehatan melalui subsidi BPJS kelas 3 bagi warga. “Setiap tahun kita alokasikan tidak kurang dari Rp 12 miliar untuk mendukung kepesertaan BPJS masyarakat,” tambah Bupati.
Dengan beroperasinya layanan MRI ini, masyarakat Bulungan kini tidak perlu lagi harus dirujuk ke luar daerah seperti Tarakan atau Samarinda untuk pemeriksaan lanjutan. “Kalaupun harus dirujuk, setidaknya pasien sudah mendapat pemeriksaan maksimal di sini,” jelasnya.
Selain MRI, RSDSS Tanjung Selor juga sudah dilengkapi dengan CT Scan 128 slice. Dengan kombinasi teknologi ini, dokter memiliki sarana terbaik untuk mengambil keputusan medis.
Terkait pertanyaan masyarakat, Bupati memastikan bahwa layanan MRI ke depan akan bisa ditanggung oleh BPJS Kesehatan. “Saat ini masih dalam tahap proses administrasi, mudah-mudahan dalam waktu dekat layanan ini sudah bisa di-cover BPJS,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa melalui APBD 2025, Pemkab Bulungan kembali mengucurkan dana lebih dari Rp 20 miliar untuk memperkuat layanan kesehatan, termasuk pembangunan ruang Hemodialisa (cuci darah) dan penyelesaian ruang Moduler Operating Theatre (MOT).
Di kesempatan yang sama, Bupati juga meminta BPJS Kesehatan menyiapkan layanan administrasi 24 jam di RSDSS Tanjung Selor. “Layanan BPJS 24 jam sangat penting, karena pasien bisa datang kapan saja dan mereka butuh kepastian soal administrasi,” pungkasnya.
Langkah-langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Bulungan untuk terus meningkatkan mutu layanan kesehatan dan menjadikan RSDSS Tanjung Selor sebagai rumah sakit rujukan andalan di Kalimantan Utara.(kls).






Discussion about this post