TANJUNG SELOR, Bacafakta.id – Bupati Bulungan, Syarwani, S.P., menghadiri secara langsung kegiatan Pendampingan Brigade Pangan serta Pelatihan Analisis Keuangan Usaha Tani dan Pencatatan Keuangan yang diikuti oleh para PPL dan Brigade Pangan se-Kabupaten Bulungan, termasuk peserta dari Kabupaten Malinau dan Kabupaten Tana Tidung, yang digelar di Hotel Luminor beberapa waktu lalu.
Dengan semangat dan nada optimis, Bupati menyambut seluruh peserta yang hadir dengan penuh kehangatan. Ia menyampaikan rasa bangganya atas komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah pusat, khususnya dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional yang menjadi bagian dari visi besar Bapak Presiden Prabowo Subianto.
“Ini bukan sekadar kegiatan teknis, ini adalah langkah besar kita semua dalam membangun masa depan pangan Indonesia dari Kalimantan Utara” tegas Bupati Syarwani.
Dalam sambutannya, Syarwani menegaskan pentingnya pemahaman teknis dan pengelolaan keuangan usaha tani.
“Diharapkan ini menjadi pondasi agar setiap kontribusi dan subsidi dari negara benar-benar dipertanggungjawabkan sesuai aturan,”ujar Syarwani.
Bupati tak hanya memberi semangat, tetapi juga membawa kabar gembira. Pemerintah Kabupaten Bulungan, kata dia, siap mengintervensi harga hasil pertanian khususnya gabah agar tidak hanya bergantung pada skema pembelian Bulog dengan seharga Rp6.500.
“Minimal Rp 1 miliar per tahun akan kita siapkan untuk menyerap hasil panen petani Bulungan. Kita ingin harga petani layak dan stabil. Pemkab Bulungan juga menargetkan pembangunan 100 kilometer jalan usaha tani per tahun, serta mengalokasikan anggaran optimalisasi lahan sebesar Rp.1 miliar dari APBD 2025,” papar Syarwani.
Syarwani mengatakan saat ini, Bulungan telah membentuk 21 Brigade Pangan, dan Bupati berharap semuanya bisa bekerja maksimal. Ia juga meminta agar para PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) terus mendampingi dan berkolaborasi.
“Jangan pesimis! Dunia pertanian Kalimantan Utara adalah masa depan kita. Mari wujudkan Bulungan yang berdaulat pangan, unggul, dan hijau berkelanjutan!” Ungkap Syarwani.
“Melalui kegiatan ini menjadi tanda bahwa Kabupaten Bulungan serius menjadikan sektor pertanian sebagai prioritas pembangunan jangka panjang, sejalan dengan visi nasional menuju ketahanan pangan,” tuntasnya.(kls).






Discussion about this post