KALTARAINFO.COM – Pusdalops BNPB mencatat hingga Kamis (20/5) siang, sebanyak 44 unit rumah warga terendam dan sebanyak 142 jiwa serta kantor kepala desa terdampak di Desa Tapus, Kecamatan Teluk Kepayang, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan setelah dilanda hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak Rabu (19/5) malam.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Dr. Raditya Jati menjelaskan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu berupaya menaggulangi bencana hidrometeorologi tersebut termasuk melakukan evakuasi warga yang rumahnya terdampak banjir.
“Selain itu BPBD Kabupaten Tanah Bumbu juga melakukan koordinasi dengan unsur Muspika dan Kepala Desa setempat guna melakukan pendataan dan pemantauan di lokasi bencana.” Ujarnya.
Melalui laman websitenya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali merilis peringatan dini waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada pagi hingga siang atau sore di wilayah kota Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Tapin, Barito Kuala, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Tabalong, Balangan, Kotabaru, Tanah Bumbu dan sekitarnya pada Kamis (20/5) dan potensi hujan disertai petir dengan durasi singkat di wilayah Kabupaten Balangan dan sekitarnya pada Jumat (21/5).
Sementara melalui kajian InaRISK, Kabupaten Tanah Bumbu memiliki risiko bencana banjir sedang hingga tinggi dengan luas risiko mencapai 77.996 hektar atau mencakup 10 kecamatan.
Dengan adanya peringatan dini yang dikeluarkan BMKG serta kajian risiko InaRISK, serta seringnya bencana banjir melanda di Kalimatan Selatan pada sebulan terakhir, BNPB menghimbau kepada masyarakat dan pemerintah setempat untuk selalu siap siaga terhadap bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu dengan menyiapkan rencana kesiapsiagaan dari tingkat yang paling kecil yakni keluarga.****






Discussion about this post