• Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
Menu
  • Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
SEPUTAR KALTARA (KALIMANTAN UTARA)
Search
Close

Home » BKSDA DAN KPH TARAKAN EVAKUASI CROCODILUS SETENGAH TON

BKSDA DAN KPH TARAKAN EVAKUASI CROCODILUS SETENGAH TON

by BacaFakta.id
16 Februari 2024
in Kaltara
A A
11
SHARES
73
VIEWS
PostTweetSendScan

TARAKAN – 1 ekor reptil bertubuh besar yang hidup di air atau buaya yang sementara ini diidentifikasi sebagai Buaya Muara atau Crocodilus porosus berhasil dievakuasi di Pusat Penangkaran Buaya Tarakan, Karang Harapan, Kecamatan Tarakan Barat, Kamis (15/2) sore. Dari keterangan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur (Kaltim), spesies buaya yang terbesar, terpanjang sekaligus terganas di antara jenis-jenis buaya lainnya di dunia ini, sebelumnya ditangkap oleh petugas BKSDA di wilayah Berau, Kaltim. Tepatnya, di kawasan permukiman warga.

Proses evakuasi sendiri, dilakukan oleh BKSDA Kaltim yang dibantu tim Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kota Tarakan.

“Buaya ini dikirim dari Berau menggunakan kapal barang, dalam kondisi telah terikat di bagian-bagian tertentu dan dikurung menggunakan kotak sepanjang badannya yang terbuat dari papan untuk memastikan keamanan selama pelayaran dan proses evakuasi,” kata Romy Suprianto yang memimpin tim KPH Tarakan.

Proses pengiriman memakan waktu sekitar 4-5 hari, dan tiba di Pelabuhan SDF Tarakan pada Kamis (15/2) pagi.

“Informasi dari BKSDA, panjang badannya mencapai 4 meter plus 1 meter lebih ekornya. Sementara bobot berat badannya, sekitar 500 kilogram,” jelasnya.

Adapun jenis kelamin reptil ini, adalah betina. “Proses transfer ke penangkaran sendiri, lancar walau memang harus menggunakan bantuan crane karena bobot badan yang mencapai setengah ton. Tapi, alhamdulillah tidak ada kendala hingga tiba di tempat penangkaran,” ucap pria yang menjabat sebagai Polisi Kehutanan Ahli Muda ini.

Di penangkaran, Romy berharap sang predator ini akan dirawat sebaik mungkin oleh para pekerja disana.(*/tim)

Previous Post

Kaltara Siapkan Kebutuhan Formasi CPNS dan PPPK Tahun 2024

Next Post

Bupati Tegaskan Kegiatan OPD Harus Inline Dengan 15 Program Prioritas

Next Post

Bupati Tegaskan Kegiatan OPD Harus Inline Dengan 15 Program Prioritas

Kegiatan TMMD ke 119, Selaras dengan 15 Program Prioritas Bulungan

Percepatan Kinerja, Sejumlah Program Dievaluasi Pemkab Bulungan

Refleksi 3 Tahun Kepemimpinan, Fokus Penanganan Layanan Dasar

Bupati Hadiri Peringatan Hari Baden Powell ke 167

Discussion about this post

Kode Etik | Pedoman Media Siber | Redaksi | Perlindungan Wartawan

© 2025 BacaFakta.id - Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
logo bacafakta
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Internasional
  • Perspektif
  • Edukasi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pesona
  • Tekonologi