• Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
Menu
  • Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
SEPUTAR KALTARA (KALIMANTAN UTARA)
Search
Close

Home » Biaya Pendidikan Penuh untuk Mahasiswa Asing di Beasiswa Peradaban NU Scholarship

Biaya Pendidikan Penuh untuk Mahasiswa Asing di Beasiswa Peradaban NU Scholarship

by BacaFakta.id
23 Mei 2024
in Edukasi, Nasional
A A
Ilustrasi pondok NU. (Dok NU Scholarship)

Ilustrasi pondok NU. (Dok NU Scholarship)

13
SHARES
87
VIEWS
PostTweetSendScan

JAKARTA, edukata.id – Nahdlatul Ulama berkomitmen untuk mewujudkan kontribusi nyata pada bidang pendidikan di kancah internasional melalui program Beasiswa Peradaban.

Hal tersebut diungkapkan Najih Arromdoni, Penanggung Jawab Beasiswa Peradaban NU Scholarship dalam sosialisasi Beasiswa Peradaban di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/5/2024)

“Beasiswa Peradaban ini adalah program pemberian biaya pendidikan yang segmen penerima manfaatnya adalah mahasiswa luar negeri yang ingin mendalami ilmu keislaman di Indonesia,” jelas Najih dikutip NU Online. 

Penerima manfaat Beasiswa Peradaban ini merupakan calon mahasiswa asing yang akan menempuh jenjang pendidikan sarjana dengan konsentrasi ilmu agama Islam yakni fiqih, ushul fiqih, dan hadits.

Najih mengungkapkan bahwa Indonesia merupakan negara yang tepat dijadikan tujuan belajar, baik dari segi kondisi iklim negara maupun kehidupan sosial masyarakatnya.

Terlebih, untuk saat ini ada sekitar 30 pesantren dan 200 universitas yang terafiliasi dengan NU. Hal ini semakin membuka lebar peluang belajar bagi para calon penerima beasiswa.

Teknis Pendaftaran Beasiswa Peradaban

Pendaftaran Beasiswa Peradaban Islam telah dibuka sejak 1 Mei dan akan ditutup pada 20 Juni 2024 mendatang.

Para pendaftar dapat mengisi formulir pendaftaran Beasiswa Peradaban di situs resmi nuscholarship.or.id dan mengunggah dokumen sesuai persyaratan yang disebutkan.

Beberapa dokumen yang perlu diunggah, antara lain:

  1. Daftar riwayat hidup
  2. Ijazah
  3. Halaman depan buku paspor
  4. Pas foto berukuran 4×6
  5. Esai motivasi (motivation letter)
  6. Surat rekomendasi
  7. Surat pernyataan selesai studi.

Para pendaftar Beasiswa Peradaban dapat mengakses informasi beserta contoh surat rekomendasi dan surat pernyataan dalam bahasa Indonesia, Inggris, dan Arab pada tautan Petunjuk Teknis Beasiswa Peradaban, bisa di klik di tautan https://nuscholarship.or.id/informasi/berita/nu-scholarship-buka-program-beasiswa-peradaban-islam-untuk-mahasiswa-asing.

Beasiswa Peradaban bersifat pembiayaan penuh (fully-funded). Para penerima manfaat akan mendapatkan fasilitas berupa biaya transportasi, akomodasi, UKT, dan uang saku (living cost).

READ  9,9 Juta Gen Z Indonesia Tidak Bekerja dan Tidak Sekolah

Pelaksanaan program Beasiswa Peradaban pada 2024 merupakan yang pertama kalinya diorganisasi secara terpusat oleh PBNU melalui NU Scholarship.

Penyusunan program beasiswa ini telah melewati fase uji coba yang diyakini dapat memberikan upaya maksimal dalam memberikan manfaat bagi para penerima beasiswa.

Pada tahap awal pelaksanaan beasiswa ini, para penerima beasiswa akan berkesempatan belajar di Ma’had Aly (Situbondo, Tebuireng, Krapyak) dan tinggal di dalam lingkungan pesantren. Selain itu, mereka difasilitasi program live in (bermukim) di pondok pesantren tertentu untuk memperdalam bidang keilmuan yang sedang dipelajari.

Mengingat besarnya manfaat beserta tujuan dan visi dari beasiswa ini, Najih mengimbau kepada para pengurus PCINU maupun masyarakat Nahdliyin yang berada di luar negeri untuk aktif  membagikan informasi terkait Beasiswa Peradaban ini.

“Saya mengimbau kepada seluruh pengurus PCINU maupun secara individu untuk memberitahukan informasi Beasiswa Peradaban ini kepada masyarakat luar negeri yang berminat untuk melanjutkan studi keislaman di Indonesia,” ungkap Najih. (nu/edu)

Previous Post

Monev KIP Kaltara 2024, Ukur 219 Kepatuhan Perangkat Daerah

Next Post

Rumah Produksi Coklat di Bulungan; Implementasi Satu Desa Satu Produk

Next Post
Coklat batang hasil olahan asli produksi petani Bulungan. (Foto: edukata.id)

Rumah Produksi Coklat di Bulungan; Implementasi Satu Desa Satu Produk

Pemkab Bulungan mencanangkan dua desa jadi Kawasan Agro-Edu-Wisata Pertanian. (Foto: edukata.id)

Konsep Pembangunan Berkelanjutan, Pejalin dan Antutan Dicanangkan jadi Desa Agro-Edu-Wisata

Anggota Komisi II DPRD Bulungan, Riyanto.

Komisi II Apresiasi dan Dukung Hilirisasi Kakao Desa Antutan dan Pejalin

Ketua DPRD Bulungan, Kilat A.Md (tengah) bersama Bupati Bulungan Syarwani (kanan) dan Sekda Risdianto (kiri) pada rakor penanggulangan kemiskinan di kantor bupati Bulungan, Selasa (21/5/2024).

Ketua DPRD minta Pemkab cermat verifikasi data kemiskinan! Target 0 persen kemiskinan ekstrem harus tercapai

Ketua Bawaslu Bulungan, Dwi Suprapto saat melantik 30 orang anggota Panwascam. (Foto: lan/edukata.id)

Lantik 30 Panwascam, Ketua Bawaslu Bulungan Ungkap Tantangan Pengawasan

Discussion about this post

Kode Etik | Pedoman Media Siber | Redaksi | Perlindungan Wartawan

© 2025 BacaFakta.id - Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
logo bacafakta
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Internasional
  • Perspektif
  • Edukasi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pesona
  • Tekonologi