edukata.id – Distribusi logistik Pilkada 2024 di Kalimantan Utara (Kaltara) yang mengandalkan jalur air menjadi tantangan tersendiri bagi penyelenggara pemilu. Untuk memastikan proses distribusi berjalan lancar dan aman, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltara telah menyusun strategi khusus, termasuk menekankan aspek pengamanan logistik dan keselamatan tim pendistribusi.
Anggota Bawaslu Kaltara, Yakobus Malyantor Iskandar, menjelaskan bahwa beberapa daerah di Kaltara, seperti Pulau Sadau di Kota Tarakan, hanya bisa diakses melalui jalur air menggunakan speedboat atau kapal kecil. Dalam kondisi tersebut, faktor keselamatan menjadi prioritas utama.
“Kami telah menyarankan kepada KPU agar mengutamakan keamanan, baik bagi tim pendistribusi maupun logistik Pilkada. Alat pengaman atau safety harus disiapkan dengan baik, terutama untuk perjalanan ke wilayah perairan,” ujar Yakobus,
Logistik Harus Aman Sampai Tujuan
Yakobus juga menekankan bahwa logistik Pilkada harus dibungkus dengan baik untuk menjaga keamanannya selama proses pengiriman. “Logistik harus dipacking dengan baik, angkutan yang digunakan juga harus dalam kondisi prima. Mesin speedboat, misalnya, harus dipastikan berfungsi dengan baik,” tambahnya.
Strategi ini, menurut Yakobus, diambil berdasarkan pengalaman Pemilu sebelumnya, di mana beberapa kendala sempat terjadi dalam pendistribusian logistik, terutama ke wilayah pedalaman dan terpencil.
“Belajar dari Pemilu 2024, kami memberikan saran kepada KPU untuk lebih siap dalam hal penyediaan angkutan dan pengemasan logistik. Hal ini penting untuk mengantisipasi kejadian serupa di Pilkada mendatang,” jelasnya.
Pentingnya Koordinasi dan Antisipasi
Yakobus juga mengingatkan pentingnya alokasi anggaran yang cukup untuk mendukung distribusi logistik di daerah dengan akses sulit. Selain itu, Bawaslu Kaltara telah melakukan koordinasi intensif dengan KPU dan pihak terkait untuk memastikan distribusi logistik berjalan sesuai jadwal dan dalam kondisi aman.
“Kami berharap semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan aparat keamanan, dapat berkolaborasi untuk mendukung kelancaran distribusi logistik, terutama di wilayah yang sulit dijangkau,” pungkasnya.
Dengan strategi ini, Bawaslu Kaltara optimis proses distribusi logistik Pilkada 2024 akan berjalan lancar, meskipun menghadapi tantangan geografis dan kondisi cuaca di wilayah perairan.






Discussion about this post