KALTARAINFO.COM – Pemkab Nunukan membentuk tim kajian banjir kiriman dari Malaysia yang telah membuat Kecamatan Sembakung tergenang sesuai arahan Kepala Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo.
Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid mengatakan telah mempercayakan Balai Aliran Sungai (BAS) Kalimantan Utara untuk merespon arahan itu.
“Kita serahkan kepada Balai Aliran Sungai (BAS) Kaltara untuk menindaklanjuti soal tim kajian banjir kiriman di Kecamatan Sembakung karena masalah ini berkaitan dengan dua negara (Malaysia dan Indonesia),” sebut Laura sapaan Bupati Nunukan dikutip dari Antara, Jumat (9/4).
Laura menambahkan banjir kiriman dari negara tetangga kerap melanda Kecamatan Sembakung setiap musim hujan ini perlu mendapatkan perhatian Pemerintah di pusat.
Pasalnya, berkaitan dengan dua negara sehingga seyogyanya perlu mendapatkan perhatian serius pemerintah pusat agar masyarakat di Kecamatan Sembakung tidak menjadi korban setiap tahun.
Banjir yang sering merendam permukiman penduduk dan fasilitas umum serta lahan pertanian masyarakat di Kecamatan Sembakung setiap tahun ini disebabkan meluapnya sungai di daerah itu yang berhulu di wilayah Sabah, Malaysia.
Laura berharap BAS Kaltara secepatnya membentuk tim untuk melakukan pengkajian untuk kemudian dijadikan acuan bagi pemerintah pusat dalam mengambil langkah antisipasi.






Discussion about this post