• Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
Menu
  • Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
SEPUTAR KALTARA (KALIMANTAN UTARA)
Search
Close

Home » Anda Pencinta Kopi, Ini Beda Kopi Instan dan Seduh Manual

Anda Pencinta Kopi, Ini Beda Kopi Instan dan Seduh Manual

by BacaFakta.id
18 Mei 2024
in Edukasi
A A
Ilustrasi segelas kopi. (Foto: edukata.id)

Ilustrasi segelas kopi. (Foto: edukata.id)

18
SHARES
122
VIEWS
PostTweetSendScan

edukata.id – Ada berbagai jenis kopi yang dibedakan berdasarkan teknik penyeduhannya. Misalnya kopi instan dan manual brew. Ternyata ada perbedaan yang signifikan.

Segarnya kopi dapat disajikan dengan berbagai teknik dan metode penyeduhan yang berbeda-beda. Ada yang mengutamakan kualitas hasil seduhan terbaik dan ada juga yang memilih kecepatannya.

Tentunya ada waktu yang harus dikorbankan jika ingin mendapatkan kopi dengan sentuhan rasa yang lebih nikmati. Metode penyeduhannya dapat menggunakan teknik manual brew atau seduh manual.

Sedangkan jika tak ingin menghabiskan waktu lama, kopi instan dapat menjadi alternatifnya. Tetapi keduanya tentu memiliki perbedaan signifikan. Lantas apa bedanya?

  • Mengenal Kopi Instan

Instan kopi dikenal sebagai kopi yang mudah dilarutkan dalam air. Keuntungan yang diberikan oleh kopi ini adalah pada kemudahan dan kecepatan dalam penyajiannya.

Kopi instan dibuat dari biji kopi yang telah dipanggang dan dihaluskan. Bedanya dengan kopi lain, untuk membuat kopi instan diperlukan proses penyeduhan dengan cairan konsentrat.

Setelah menjadi cairan kopi yang larut, kopi akan melalui proses penyemprotan dingin. Hasilnya kopi yang semula berbentuk cairan akan berubah bentuk menjadi bubuk dan granula.

  • Popularitas Kopi Instan

Iming-iming kemudahan dan cara penyeduhan yang sederhana membuat kopi instan kemudian banyak penggemarnya. Apalagi untuk mereka yang membutuhkan kopi pada hari tetapi tak punya banyak waktu.

Selain itu kopi instan juga memiliki umur simpan yang lebih panjang dibandingkan kopi segar. Kopi instan lebih mudah untuk dikreasikan dengan berbagai resep dan racikan kopi yang ingin dicoba.

Sederhananya, kopi instan hanya butuh bubuk kopi dan air panas dari teko. Kemudian tinggal ditambahkan susu, gula, atau sirup pemanis lainnya dan langsung menghasilkan kopi yang enak.

  • Perbedaan dengan Manual Brew
READ  Viral dan Digandrungi Banyak Orang, Ini Cara Mudah Bermain Lato-lato

Sementara berbeda dengan kopi instan, kopi saring atau manual brew memiliki tahap yang lebih kompleks. Manual brew merupakan kopi yang diseduh dengan menggunakan alat penyaring bernama dripper.

Ada berbagai jenis dripper yang dapat digunakan sesuai dengan keinginan kopi yang dihasilkan. Menyeduh kopi dengan dripper tak hanya sekadar menyiramkan air panas ke atasnya.

Ada pertimbangan rasio dan proses penuangan air yang harus dipertimbangkan. Setidaknya untuk menyajikan segelas manual brew membutuhkan waktu sekitar 2-3 menit.

  • Cara Membuat Manual Brew

Manual brew atau kopi saring bisa juga dipelajari untuk dibuat dan diseduh sendiri di rumah. Kunci utamanya ada pada ketersediaan biji kopi yang berkualitas dengan alat yang mumpuni.

Untuk membuat manual brew biji kopi harus digiling dengan tingkat tertentu. Kehalusan pada level medium coarse atau agak kasar lebih dianjurkan. Selanjutnya siapkan dripper dan papper filter untuk menyaringnya.

Siapkan timbangan dan server atau teko untuk menampung kopi yang jatuh dari dripper. Lakukan secara bertahap dengan rasio kopi dan air setidaknya 1:15. Jika ingin mendapatkan hasil yang lebih istimewa butuh waktu untuk mempelajari manual brew.

  • Rasa yang Dihasilkan

Antara kopi instan dan manual brew tentu memiliki rasa yang berbeda. Keduanya akan memberikan sentuhan rasa yang sangat jauh berbeda berkaitan dengan prosesnya yang juga berbeda.

Pada kopi instan ciri khas rasa yang dihasilkan cenderung lebih pahit dan pekat. Umumnya kopi yang digunakan adalah kopi robusta ditambah melalui proses penyeduhan dengan suhu yang tinggi sehingga cenderung didominasi rasa pahit.

Sementara untuk manual brew rasanya lebih unik. Biji kopi yang ingin diseduh dapat dipilih sesuai selera dan karakteristik yang diinginkan. Bagi seorang barista profesional mereka juga memiliki teknik untuk mengeluarkan sensasi rasa buah dan aroma floral sehingga hasil kopinya lebih kompleks. (dtk/edu)

READ  Menjemput Ilmu dari Kebun Kakao Berprestasi

 

Previous Post

Calon Jamaah Haji Diminta Jaga Kesehatan jelang Keberangkatan

Next Post

Terima Deviden Rp12 Miliar, Mustafah: Baiknya untuk Infrastruktur Dasar

Next Post
Mustafah

Terima Deviden Rp12 Miliar, Mustafah: Baiknya untuk Infrastruktur Dasar

Mustafah

Doakan Jamaah Haji Bulungan, Mustafah Minta Jaga Kondisi Tubuh Tetap Sehat dan Bugar

Ilustrasi investasi (Foto: Getty Images)

Mencontoh Rasulullah Berbisnis, Begini Strategi Investasi Ala Nabi Muhammad

Suasana konferensi pers Asian Develompent Bank (ADB), Masatsugu Asakawa. (Dok ADB)

Bumi Dilanda Masalah, Manusia Hadapi Krisis Baru

Yusril Ihza Mahendra. (Foto: Antara)

Resmi Mundur dari Ketum PBB, Yusril Digantikan Fahri Bachmid

Discussion about this post

Kode Etik | Pedoman Media Siber | Redaksi | Perlindungan Wartawan

© 2025 BacaFakta.id - Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
logo bacafakta
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Internasional
  • Perspektif
  • Edukasi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pesona
  • Tekonologi