BUNYU, BACAFAKTA.ID — Di tengah hamparan tanaman melon premium jenis golden apolo yang menguning, Bupati Bulungan Syarwani ikut memanen buah melon bersama Kelompok Tani (Poktan) Al-Barakah dan petani milenial di Jalan Dewa Ruci RT 14, Desa Bunyu Selatan, Sabtu (26/9/2026).
Panen tersebut menjadi gambaran bahwa pertanian hortikultura mulai berkembang di Pulau Bunyu. Syarwani mengapresiasi kerja keras petani sekaligus mendorong adanya dukungan lanjutan dari pemerintah.
“Terima kasih dan apresiasi serta dukungan penuh atas inisiatif dan kerja keras para petani di Pulau Bunyu,” ujar Syarwani.
Ia meminta Dinas Pertanian bersama perangkat daerah terkait menyiapkan program lanjutan, mulai dari bibit, pupuk hingga peralatan penunjang pertanian.
Tak hanya melon, Syarwani juga mendorong rencana Poktan Al-Barakah mengembangkan komoditas cabai dan tomat pada tahun mendatang. Namun, ia mengingatkan pentingnya memastikan lahan yang digunakan berstatus clear and clean agar proses budidaya berjalan lancar.
Syarwani juga mengusulkan pembagian komoditas hortikultura berdasarkan desa di Kecamatan Bunyu. Dengan pola tersebut, komoditas seperti melon, cabai, timun dan sayuran dapat diproduksi secara lebih beragam dengan waktu panen yang tidak bersamaan.
Persoalan pemasaran juga menjadi perhatian.
Syarwani meminta pelaku usaha lokal, perusahaan swasta, serta perusahaan seperti Pertamina dan Lamindo ikut menyerap hasil panen petani.

Jika produksi berlebih, hasil pertanian Bunyu dapat diperluas pemasarannya ke wilayah sekitar, termasuk Tarakan.
Bagi Syarwani, panen melon bukan sekadar memetik hasil kebun, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat pertanian Bunyu agar semakin produktif dan memiliki pasar yang jelas.(mkl).

Discussion about this post